Belajar UEC ( Ubuntu Enterprise Cloud )

Pasti untuk orang orang yang berkecimpung di dunia Cloud Computing, pasti tau dengan OS yang satu ini,😀
Mumpung Tugas Akhir saya rencananya ingin membuat infrastruktur Cloud Computing menggunakan UEC ini, tidak ada salahnya kalo saya memposting sedikit pengertian dan pengenalan mengenai UEC ini, dari hasil saya browsing sana browsing sini.,.😀
saya kumpulkan beberapa ulasan mengenai Ubuntu Enterprise Cloud disini,

teman – teman tentu kenal dengan istilah Cloud Computing, kalau belum terlalu jelas, silahkan googling ya mas bro..😀
banyak kok yang sudah membahas istilah tersebut. disini saya akan memaparkan sedikit pengenalan seputar UEC, walaupun tidak terlalu Lengkap, tapi  CMIWW  soalnya saya juga masih belajar.🙂

UEC ini merupakan tumpukan aplikasi dari Canonical yang masih termasuk di Ubuntu Server, jadi kalau teman – teman pengen nyoba install UEC  ini saya rekomendasikan menggunakan versi Ubuntu Server 11.04 Kebawah,  jadi untuk Ubuntu Server 11.10 ke atas dijamin pas masuk boot CD sudah tidak ada bacaan “Install Ubuntu Enterprise Cloud” Melainkan bacaan “Multiple Server Install with MAAS”😀 , Sebenernya ini kasus saya sendiri… yang kebingungan pas mau install UEC, karena saya nyoba langsung Pake Ubuntu Server 12.04 :D 

dan ternyatas setelah saya baca baca berbagai sumber contohnya ini : en.wikipedia.org/wiki/Eucalyptus_(computing)
Katanya Pada Mei 2011 Canonical memang telah memutuskan untuk beralih dari Eucalyptus Menjadi OpenStack mulai dari Ubuntu 11.10 

Memang apa Eucalyptus sama OpenStack itu..?
Eucalyptus adalah software yang dapat menolong kita dalam mengelola Privat Cloud maupun Public Cloud, Eualyptus memang sudah banyak sekali dikenal, bahkan mungkin Eucalyptus sudah menjadi salah satu kunci platform untuk cloud open source, kalau masih belum paham,?
jadi gini😀 … Eucalyptus ini adalah interface web yang berfungsi sebagai pengelola layanan Cloud, Eucalyptus ini bisa di buka di web browser dengan port 8443 dengan mengetikan http://IP-SERVER:8443

Tentang Open Stack
OpenStack memungkinkan perusahan atau siapa saja membangun dan
menawarkan layanan komputasi awan (Cloud computing) dengan memanfaatkan
software Open Source yang bebas dan hardware standar. OpenStack Compute
merupakan software guna membangun dan mengelola grup skala besar untuk
“virtual private servers” secara otomatis.
OpenStack Storage adalah software untuk membangun object storage
yang redundan, skalabel menggunakan clusters dari segudang
commodity servers dengan kapasitas penyimpanan data tak terbatas
(ribuan terabytes atau bahkan petabytes).
OpenStack dikembangkan komunitas dan perusahan pendukung,
tersedia sapenuhnya bebas menganut lisensi Apache-2.0 yang memberikan
kebebasan siapa saja untuk memanfaatkannya untuk apa saja.

Apa itu Privat Cloud.?
Private cloud memberikan kita kemampuan cloud computing menggunakan infrastruktur IT yang kita miliki. Sehingga kita akan memperoleh keuntungan cloud computing dibelakang keamanan dari firewall kita. Menjalankan beban dan langsung berjalan pada sebuah perangkat. Mengembangkan dan mengecilkan kapasitas komputasi menyesuaikan dengan aplikasi yang kita butuhkan. intinya Privat Cloud ini adalah bersifat probadi <= yaiyalaah,.. namanya juga privat.😀

Apa itu Public Cloud.?
Seperti Amazon Elastic Compute Cloud (EC2) memungkinkan kita untuk membuat virtual system on-demand untuk hampir semua skala tanpa perlu melakukan investasi hardware. Amazon EC2 cocok sekali dengan modularitas Ubuntu Enterprise Cloud, kemampuan virtualisasi, berbagai aplikasi dan performance yang di optimisasi.

Ubuntu Enterprise Cloud ini menggunakan Eucalyptus bersama sejumlah software open source lainnya, UEC membuat  installasi dan konfigurasi menjadi sedikit mudah apabila dipahami terlebih dahulu.😀

Berikut ini adalah Komponen Komponen Cloud yang berbasis Eucalyptus di UEC

  1. Node Controller Disingkat NC
    Adalah sebuah server dengan prosesor yang mempunyai kemampuan Virtualization Technology (VT) yang sudah di aktifkan yang mampu untuk menjalankan hypervisor seperti KVM. UEC akan secara automatis menginstalasi KVM jika pengguna memilih untuk menginstalasi node UEC. Virtual Machine (VM) yang dijalankan pada hypervisor dan di kontrol oleh UEC biasanya di sebut sebagai instance. Selain KVM, Eucalyptus juga mendukung hypervisor lain seperti Xen. Akan tetapi Canonical lebih memilih KVM sebagai hypervisor untuk UEC.
    Jadi Node Controller  inilah yang nanti menjalankan sebuah intance yang berjalan di node, saya ambil contoh kecil, teman teman tahu VMware atau Virtualbox.? nah ini kurang lebih hampir sama kegunaanya seperti mesin virtual, namun KVM ini bejalan di hypervisor UEC, tetapi jelas hardware yang di install Node Controller ini juga harus sudah Suport Virtualization Technology,  jadi nantinya node controller inilah yang mengontrol dan memvirtualisasi Image image operating system yang di install di UEC ini.
    Fungsi:- Mengumpulkan data yang terkait dengan ketersediaan dan penggunaan sumber daya di node dan melaporkan ke CC.
    – Manajemen siklus kehidupan dari instance.
  2. Cluster Controller Disingkat CC
    CC memanage satu atau lebih Node Controller (NC) dan menjalankan / memanage instance pada NC.
    CC juga memanage networking untuk instance yang jalan di Node sesuai dengan permintaan mode jaringan dari Eucalyptus. Maksudnya CC inilah yang nanti memanage suatu atau lebih Node Controller dan menjalankan intance di Node Controller sekaligus mengatur networking untuk instance yang bejalan di node, jadi apabila ada 3 instance yang sedang runing Cluster inilah yang menghubungkan instance 1 ke instance yang lain. CMIWWCC berkomunikasi dengan Cloud Controller (CLC) di satu sisi dan Node Controller (NC) di sisi lain
    Fungsi:- Menerima permintaan dari CLC untuk menjalankan instance.
    – Memutuskan NC yang mana yang digunakan untuk menjalankan instance tersebut.
    – Mengatur virtual network untuk instance.
    – Mengumpulkan informasi tentang NC yang terdaftar dan melaporkannya ke CLC.
  3. Walrus Storage Controller (WS3)
    WS3 memberikan layanan penyimpanan yang sederhana tapi ‘ngotot’ / presistent menggunakan API REST dan SOAP yang kompatibel dengan API S3.Fungsi:
    – Menyimpan machine image (sistem operasi untuk instance).
    – Menyimpan snapshot
    – Menyimpan dan memberikan layanan file menggunakan API S3.WS3 dapat dilihat sebagai sebuah sistem penyimpanan file yang sederhana.
  4. Storage Controller (SC)
    SC menyediakan tempat penyimpanan (storage) block dimana instance akan melihatnya sebagai harddisk. Layanan ini mirip dengan layanan Elastic Block Storage (EBS) dari AWS.Fungsi:
    – Pembuatan dari device EBS
    – Memberikan layanan block storage melalui protokol AoE atau iSCSI ke instance
    – Memungkinkan pembuatan snapshot untuk volume.
  5. Cloud Controller (CLC)
    Cloud Controller (CLC) adalah front end dari seluruh infrastruktur cloud. CLC memberikan antar muka layanan web yang compliant dengan EC2 / S3 ke client di satu sisi. Di sisi lain, CLC berinteraksi dengan seluruh komponen infrastruktur Eucalyptus. CLC memberikan antar muka web ke user untuk melakukan manajemen beberapa aspek dari infratruktur UEC.Fungsi:
    – Memonitor ketersediaan sumber dari di berbagai komponen infrastruktur cloud, termasuk hypervisor pada node yang digunakan untuk melakukan manajemen instance dan cluster controller untuk melakukukan manajemen pada node hypervisor.
    – Arbitrasi Sumber Daya – menentukan cluster mana yang akan digunakan untuk bertanggung jawab sebuah instance.
    – Memonitor instance yang sedang berjalan.Pendek kata, CLC mempunyai fungsi yang lengkap tentang ketersediaan dan penggunaan sumber daya di cloud maupun status cloud.

Untuk Penjelasan mengenai UEC ini mungkin apabila dalam penjelasan di atas terdapat beberapa kata yang saya tambahkan itu keliru mohon di koreksi, saya juga masih belajar dan baru dalam hal Cloud Computing,😀 CMIWW, Cukup Sekian Artikel Belajar UEC ( Ubuntu Enterprise Cloud ) Untuk Postingan selanjutnya Insya Allah Saya Akan Memposting Cara Installasi Ubuntu Enterprise Cloud Untuk Pemula.

Sumber : http://cssoss.wordpress.com/2010/05/10/eucalyptus-beginner%E2%80%99s-guide-%E…
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/UEC

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s